| Berita Pertanian Organik | |
| Luas lahan dan pertanian organik berpengaruh pada keanekaragaman hayati | |
| - 22 May 2006 16:06 | |
| Tim Peneliti Swedia telah meneliti bagaimana perbedaan luas (ukuran) lahan pada sistem pertanian mempengaruhi keanekaragaman hayati, struktur ekosistem dan keragaman bentang alam dalam ekosistem pertanian. Lebih dari dua kali beberapa spesies burung dan sejumlah habitat ditemukan di lahan sempit (kecil) dibandingkan lahan yang luas. Sebagian besar bentang alam pertanian negara-negara Eropa telah mengalami perubahan karena praktik intensifikasi pertanian untuk meningkatkan hasil panen dan produktivitas keseluruhan. Intensifikasi ini dilakukan dengan penggunaan pupuk buatan, pestisida dan sistem monokultur. Hasilnya adalah habitat non-olahan dan padang rumput penggembalaan ternak hilang. Ini menunjukkan sistem pertanian tersebut menyebabkan hilangnya habitat dan terjadinya penurunan (degradasi). Sehingga kekayaan spesies dalam bentang alam pertanian tersebut juga berkurang. Banyak studi yang menunjukkan adanya dampak positif pada keanekaragaman hayati dengan praktik pertanian organik (tanpa penggunaan pestisida). Namun tidak ada studi yang mengkaji bagaimana perbedaan luas lahan mempengaruhi keanekaragaman. Peneliti Swedia telah menganalisa perbandingan dampak sistem pertanian di lahan sempit dan lahan luas pada keanekaragaman hayati. Tujuan kedua dari studi itu untuk melihat apakah kelimpahan burung dapat dijadikan indikator status rendahnya spesies tropis (seperti serangga). Peneliti telah menggunakan analisa statistik untuk membandingkan keanekaragaman dan kelimpahan burung-burung, kupu-kupu, tawon besar dan tanaman herbisida antara enam lahan sempit (<52>135 hektar lahan yang baik ditanami) di Swedia bagian selatan. Sementara ada dua lahan luas dan empat lahan sempit yang telah mendapat sertifikasi organik (sesuai dengan EU 2092/91). Hasil studi menunjukkan bahwa sistem pertanian dan luas lahan merupakan faktor penting yang berdampak pada keanekaragaman hayati. Lebih dari dua kali beberapa spesies burung, kupu-kupu dan spesies tanaman herbisida dan lima kali lebih tawon-tawon besar ditemukan pada lahan sempit dibandingkan lahan luas. Faktor yang dapat menjelaskan perbedaan tersebut adalah berkurangnya pestisida, penggunaan sistem pergiliran tanaman dan tingginya intensitas rumput. Dimana sebagian besar ada pada lahan sempit. Ketika membandingkan lahan sempit organik dengan lahan luas organik, beberapa perbedaan juga tercatat, 56% lebih spesies burung ditemukan pada lahan organik sempit. Peneliti berpendapat bahwa hal itu dikarenakan bentang alam yang lebih heterogen dengan keanekaragaman spesies tanaman lebih tinggi pada lahan sempit dapat lebih melindungi spesies burung, kupu-kupu dan tawon besar daripada bentang alam yang homogen pada lahan luas. Perbedaan terbesar ditemukan antara lahan organik sempit dan konvensional luas. Akhirnya, korelasi positif ditemukan antara kelimpahan burung-burung dan kupu-kupu serta tanaman herbisida. Hal itu mendukung fakta bahwa kajian terhadap burung dapat digunakan sebagai indikator rendahnya spesies tropis. Studi terbaru ini memperlihatkan bagaimana pentingnya perlindungan area pertanian skala kecil untuk menghindari penurunan keanekaragaman burung lebih lanjut. Kebijakan yang ditempuh oleh Pemerintah di Eropa untuk mencegah hilangnya keanekaragaman hayati lebih lanjut bisa tidak cukup karena kecenderungan populasi spesies burung di lahan pertanian seluruh Eropa tetap negatif. Peneliti menyatakan bahwa tidak hanya praktik pertanian organik tetapi ukuran lahan juga seharusnya diperhitungkan ketika mengenalkan skema konservasi baru. Informasi selengkapnya dalam Science for Environment Policy. |
14.2.08
Dari : Pertanian lahan sempit adalah : memanfaatkan lahan sempit ...
Pertanian lahan sempit adalah : memanfaatkan lahan sempit kita secara maksimal, misalnya dengan cara penanaman secara vertikal.
maksudnya adalah : dengan membuat para2 bertingkat, dan tanamannya bisa di tanam dng menggunakan polibag ato pot2 plastik (polibag lebih murah) dan letak tnm nya disesuikan dng kebutuhan akan sinar mataharinya.
contoh tnm cabe diatas, trus bawahnya tnm sawi ato bayam, paling bawah bisa kangkung dll.
jd dengan lahan yg sempit pun kita msih biasa dpt hasil yg maksimal.
bahkan ada yg dengan cr demikian di tambah dengan aeroponik, menanam tdk menggunakan media biasa melainkan dng media udara, jd tanamanya digantung dan akar2nya kliatan, pemeliharaannya dng disemprot ja akarnya, cm yg ni aq blom tau dah di aplikasikan di INdonesia ato blom.
Dari : bertani di lahan yg sempit!!!
bertani di lahan yg sempit!!!
Pertanian lahan sempit adalah : memanfaatkan lahan sempit kita secara maksimal, misalnya dengan cara penanaman secara vertikal.
maksudnya adalah : dengan membuat para2 bertingkat, dan tanamannya bisa di tanam dng menggunakan polibag ato pot2 plastik (polibag lebih murah) dan letak tnm nya disesuikan dng kebutuhan akan sinar mataharinya.
contoh tnm cabe diatas, trus bawahnya tnm sawi ato bayam, paling bawah bisa kangkung dll.
jd dengan lahan yg sempit pun kita msih biasa dpt hasil yg maksimal.
bahkan ada yg dengan cr demikian di tambah dengan aeroponik, menanam tdk menggunakan media biasa melainkan dng media udara, jd tanamanya digantung dan akar2nya kliatan, pemeliharaannya dng disemprot ja akarnya, cm yg ni aq blom tau dah di aplikasikan di INdonesia ato blom.
Dari : bertani di lahan yg sempit!!!
bertani di lahan yg sempit!!!
Subscribe to:
Comments (Atom)